Apa Itu Overbooking? Cara Menghindari Ditolak Naik Pesawat | PT Dimas Jaya Sentosa

Apa Itu Overbooking? Cara Menghindari Ditolak Naik Pesawat

Overbooking adalah praktik maskapai penerbangan menjual tiket melebihi jumlah kursi yang tersedia. Hal ini dilakukan karena adanya kemungkinan penumpang tidak hadir (no-show). Namun, jika semua penumpang datang, sebagian bisa mengalami penolakan naik pesawat.

Mengapa Overbooking Terjadi?

  • Prediksi No-Show – Maskapai memperkirakan sebagian penumpang tidak datang.
  • Optimalisasi Kursi – Menghindari kursi kosong agar operasional efisien.
  • Strategi Bisnis – Mengurangi kerugian akibat pembatalan mendadak.

Risiko Overbooking bagi Penumpang

  • Ditolak Naik Pesawat – Tidak mendapat kursi meskipun memiliki tiket.
  • Keterlambatan Perjalanan – Harus menunggu penerbangan berikutnya.
  • Kompensasi Terbatas – Tidak selalu sebanding dengan kerugian waktu.
Fakta Penting: Penumpang yang check-in terakhir biasanya paling berisiko terdampak overbooking.

Cara Menghindari Terkena Overbooking

  • Check-in online lebih awal.
  • Pilih kursi saat pemesanan tiket.
  • Bergabung dengan program frequent flyer.
  • Hindari tiket promo ekstrem jika jadwal penting.

Hak Penumpang Jika Terkena Overbooking

  • Kompensasi berupa uang tunai atau voucher.
  • Akomodasi dan konsumsi jika penundaan lama.
  • Alternatif penerbangan tanpa biaya tambahan.

Kesimpulan

Overbooking adalah praktik yang legal namun merugikan penumpang jika tidak diantisipasi. Dengan check-in lebih awal dan memahami hak penumpang, Anda dapat meminimalkan risiko ditolak naik pesawat.

Disclaimer: Kebijakan kompensasi overbooking dapat berbeda pada setiap maskapai dan rute penerbangan.

Ingin tahu hak Anda sebagai penumpang?

Lihat Kebijakan Maskapai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *