Dasar Dasar mengelola risiko dalam trading forex yang wajib Diketahui Trader Pemula

Dasar-dasar mengelola risiko dalam trading forex yang wajib Diketahui Trader Pemula

mengelola risiko dalam trading forex

mengelola risiko dalam trading forex

Dasar-dasar mengelola resiko dalam Trading Forex atau jual beli valuta asing sehingga pedagang pemula perlu menyadari bahaya perdagangan forex, hal-hal yang belum sesuai dengan melindungi dana kita sehingga biaya pergerakan ke arah yang tidak kita inginkan.

Sejumlah bahaya dalam jual beli sementara itu telah dibahas.

Setiap trader, terlepas dari berapa banyak ahlinya, biasanya sadar akan bahaya kerugian yang sama dan keuntungan. Seberapa penting risikonya?

Risiko pasar dan Risiko suku bunga

Risiko pasar dan Risiko suku bunga juga dikenal sebagai risiko pasar dan risiko suku bunga, dihasilkan dari pergerakan harga yang terjadi secara tidak terduga bagi trader dan Perubahan suku bunga bank sentral suatu negara dapat membahayakan nilai mata uang negara tersebut.

Manfaatkan risiko

Leverage membantu Anda memaksimalkan peluang pendapatan, tetapi leverage juga memungkinkan risiko kerugian yang lebih besar.

Risiko modal

Bahaya modal muncul di luar perdagangan selain yang terencana dengan baik, di mana nilainya tidak bergerak ke arah yang diharapkan, sehingga tidak mengurangi kerugian, atau pedagang melakukan perdagangan di luar negeri karena mereka terus mengantisipasi perubahan menjadi arah biaya.

Cara mengelola risiko dalam berdagang Forex

Meskipun trader pemula dan profesional menghadapi risiko yang tercantum di atas, perbedaannya adalah trader pro memahami cara mengelola risiko. Alhasil, risikonya tidak terlalu besar dan bisa diatasi. Berikut adalah beberapa strategi manajemen risiko atau pengaturan risiko yang perlu dipertimbangkan saat berdagang.

Tentukan toleransi risiko

Berapa banyak kerugian yang bisa saya terima? adalah pertanyaan yang diajukan saat mengembangkan strategi perdagangan dan sebelum memasuki pasar.

Jika Anda tidak tahu berapa banyak kerugian yang dapat Anda terima, Anda akan sangat rentan terhadap kerugian besar. Biasanya, trader menetapkan batas kerugian per transaksi pada kisaran 1%–5% dari dana yang mereka miliki. Misalnya, Anda memiliki dana $1.000, jadi batas kerugian Anda adalah antara $10 dan $50 untuk satu transaksi. Jumlah ini terbilang cukup kecil dan bisa Anda “lunasi” dengan peluang profit di transaksi selanjutnya.

Gunakan perintah stop-loss dan take-profit untuk setiap transaksi.

Setelah menentukan toleransi risiko Anda, Anda dapat menggunakan fitur stop loss untuk mengurangi target keuntungan Anda. Dengan stop loss, Anda tidak perlu terus-menerus mempelajari grafik tanpa melakukan trading apa pun karena posisi Anda akan otomatis berubah jika harga melewati level stop loss.

Dengan kata lain, Anda berisiko mengalami kerugian yang lebih besar jika harga naik tajam. Berbeda dengan stop loss, take profit mengurangi nilai target profit sambil bekerja dengan cara yang sama. Ketika harga mencapai tingkat take-profit, posisi Anda akan otomatis ditutup, memungkinkan Anda untuk merealisasikan keuntungan Anda secara bertahap.

Hindari overtrading

Overtrading disini bisa berupa transaksi dengan lot yang besar, dimana jumlah lot tidak sebanding dengan ketahanan modal. Jika harga tidak sesuai dengan posisi yang dibuka, akun trader akan otomatis terpotong dan mengalami kerugian besar. Oleh karena itu, pertimbangkan juga jumlah lot saat membuka posisi.

Tentukan rasio risiko terhadap imbalan

Untuk mengelola risiko perdagangan jangka panjang, gunakan rasio risiko terhadap imbalan (RRR) untuk membandingkan batas kerugian risiko dan target keuntungan untuk setiap transaksi. Pastikan rasio minimum yang Anda gunakan adalah 1:2 untuk mendapatkan hasil positif dalam jangka panjang. Pelajari lebih lanjut tentang RRR di artikel ini.

memahami psikologi perdagangan

Komponen psikologis perdagangan sangat penting. Ini bisa menjadi tantangan bagi pedagang emosional untuk terus-menerus berpegang pada strategi perdagangan mereka. Pelajari di sini bagaimana mengontrol emosi Anda selama trading.

Industri perdagangan beroperasi dengan prinsip dasar yang sama seperti semua bisnis lainnya. Untuk menjamin kelangsungan usaha dan permodalan Anda, segala aspek termasuk risiko kerugian harus diperhatikan dan direncanakan. Anda dapat berdagang dengan lebih nyaman dan percaya diri jika Anda mempersiapkan diri dengan hati-hati untuk manajemen risiko karena Anda akan tahu bahwa Anda memiliki rencana cadangan jika rencana A tidak berhasil.

 77 total views,  1 views today

Author: Diva Sasmita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *